Jumat, 07 Desember 2018

BAB 8 Multimedia Dan Virtual Reality

BAB 8 MULTIMEDIA DAN VIRTUAL REALITY




Pengertian Multimedia
 Multimedia adalah interaksi antara teks, suara, gambar statis, animasi, dan video (melibatkan berbagai media).
Berbagai aplikasi multimedia:
                1. Presentasi bisnis
                2. Pelatihan berbasis komputer
                3. Hiburan
                4. Pendidikan
                5. Penyajian Informasi
                6. Kios interaktif
                7. Telekonferensi


Kebutuhan Perangkat Keras

Kebutuhan perangkar keras untuk melengkapi kemampuan multimedia antara lain :

  •   Kartu suara; untuk mendukung pemrosesan audio.
  •   Speaker; piranti untuk menyajikan suara.
  •   Mikrofon; piranti untuk menerima suara manusia.

Elemen Multimedia

Meliputi :
  •   Teks
  •   Suara
  •   Gambar statis
  •   Animasi/gambar bergerak
  •   Video


Virtual Reality

  •   Virtual Reality
Adalah teknologi yang memungkinkan seseorang melakukan suatu simulasi terhadap suatu objek nyata dengan menggunakan komputer yang mampu membangkitkan suasana tiga dimensi sehingga membuat pemakai seolah-olah terlibat secara fisik.
Contoh:
Pilot dapat menggunakan sistem virtual reality untuk melakukan simulasi penerbangan sebelum melakukan terbang yang sesungguhnya



  •   Peranti Virtual Reality

Untuk mewujudkan suasana yang menyerupai dunia nyata, virtual reality menggunakan peralatan-peralatan yang dinamakan glove, headset, dan walker.
Glove; piranti masukan yang dapat menangkap gerakan tangan dan mengirimkan informasi gerakan ke sistem virtual reality.
 Headset; piranti untuk memonitor gerakan kepala, sehingga seolah-olah pemakai melihat dunia nyata.
 Walker; untuk memantau gerakan kaki. Mengatur gerakan kaki pemakai agar merasakan beban seperti kalau melangkah dalam dunia nyata.



  •   Cara Kerja Virtual Reality

Pemakai melihat suatu dunia semu, yang sebenarnya berupa gambar-gambar yang bersifat dinamis.
Melalui perangkat headphone/speaker pemakai dapat mendengar suara yang realistik.
Melalui headset, glove, dan walker semua gerakan pemakai dipantau oleh sistem dan sistem memberikan reaksi yang sesuai sehingga pemakai seolah merasakan sedang berada pada situasi yang nyata, baik secara fisik maupun secara psikologis.



  •   Aplikasi Virtual Reality






















  •   Efek Negatif Virtual Reality

Orang-orang yang terlibat dalam penggunaan sistem ini kerap mengalami gangguan yang disebut cybersickness.

Penderita akan merasakan ketegangan mata dan bahkan disertai rasa pusing. Terkadang si penderita secara psikologis masih terbawa pada suasana semu yang diciptakan oleh sistem virtual reality walaupun ia telah kemabali ke dunia nyata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar